Cerita Kehamilan di Negeri Ginseng


Cerita Kehamilan di Negeri Ginseng  bagian satu

Bismillahirrahmanirrahim.
    Ingin berbagi pengalaman mengenai pengalaman hamil di korea selatan. Begini ceritanya... 
Sudah beberapa bulan saya tidak menstruasi. Tapi saya masih harap – harap cemas apakah ini hamil atau memang hanya telat menstruasi saja. Pada bulan februari  suami membelikan testpack. Alhamdulillah sujud syukur hasilnya positif. Beberapa hari kemudian saya dan suami beserta yasmin pergi ke dokter kandungan yang sudah beberapa kali saya datangi. Alhamdulillah benar positive hamil dan yang mengejutkan kehamilan ini sudah memasuki usia 4 bulan. 

فَإِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُضْغَةٍ مُخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِنُبَيِّنَ لَكُمْ وَنُقِرُّ فِي الأرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّى وَمِنْكُمْ مَنْ يُرَدُّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلا يَعْلَمَ مِنْ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا
“……Sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya…
 
                Sebelum bertemu dengan dokter kandungan saya harus menemui  konselor kehamilan. Apa ya saya juga bingung menyebut mba2 yang baik ini. Dia menanyakan macam-macam hal. Semua terkait dengan kehamilan ini. Salah satu pertanyaan yang tidak biasa adalah apakah saya sudah test Pap Smear atau belum.  Pap Smear itu adalah test untuk  mendeteksi adanya kanker serviks di mulut rahim. Selain itu saya juga harus test STD (untuk mendeteksi adanya bakteri di m ulut rahim).   Alhamdulillah hasilnya negative untuk pemeriksaan kanker serviks. Tapi ternyata ada bakteri yang harus di basmi. Kalau dokter bilang bakteri ini tidak berbahaya. Saya hanya diresepkan obat satu kali minum dan juga salep yang harus dimasukkan di area kewanitaan.Semoga bisa benar-benar hilang bakteri-bakteri yang ada. 

Sebetulnya kunjungan ke dokter kandungan di korea selatan ini biayanya  cukup mahal. Normalnya satu kali pemeriksaan bisa diknakan biaya 60.000. Pemeriksaan itu  mencakup konsultasi doker, sonogram dan biaya administrasi. Lain lagi jika harus check-check lain. Seperti misalnya test papsmear . biaya normal yang di kenanakan 50.000 won. Tetapi  Di korea ini saya memakai asuransi pemerintah yaitu  NHI (national health insurance).  NHI ini sangat membantu dalam memangkas biaya  pemeriksaan. Satu kali test yang harusnya bisa memakan biaya 100.000 won lebih,  dengan NHI ini saya hanya harus membayar 20.000 won. Oia, setiap ibu hamil yang memiliki asuransi ini akan mendapatkan tunjangan sebesar 500.00 won dari pemerintah. Tunjangan ini bisa dipakai untuk pemeriksaan di klinik dan juga pembayaran di apotik.  Terlepas dari semua itu, ini adalah kemudahan dan rizki yang Allah berikan. Jalannya bisa lewat mana saja dan tidak terduga. 
وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَ                     
“…… dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya” (Surah Hud, ayat 6).

Pemeriksaan kehamilan di sini tidak hanya pemeriksaan USG dan konsultasi rutin saja. Masih ada sederet pemeriksaan lainnya yang harus di jalani. Mungkin tahapan dan biayanya akan sedikit berbeda antara satu klinik dan klinik lain, tapi kurang lebih sama lah ya . Ini saya mau tuliskan pemeriksaan apa aja yang harus dijalani ibu dan calon dede bayi.
1.       10-13 weeks   primary anomaly screening test dan nuchal translucency
2.       16-18 weeks secondary anomaly screening test
3.       20-23 precision sonography
4.       24-28 weeks gestational diabetes screening &HB &vitD&magnesium test
5.       28-30 4D
6.       32-34 weeks  pemeriksaan darah lengkap terakhir, pemeriksaan urine, dan electrodiogram.
7.       36—NST (non stress test)

Sekian dulu cerita kali ini. Insyaallah kita lanjutkan lagi nanti.

Dilema Semangkuk Bakso



Kemarin tiba-tiba saya jadi pingin banget makan semangkuk bakso pedas panas . Duh ,, di korea ini pingin-pingin seperti itu sebuah harga mahal. Kok ya mahal? Ketiadaan abang-abang bakso di korea yang dekat rumah yang membuat semuanya menjadi  mahal. Ada beberapa imajinasi yang saya pikirkan dalam menghadirkan semangkuk bakso di rumah ,,

1.       Buat bakso sendiri. Sudah terbayang prosesnya yang panjang, pertama harus membeli daging di itaewon. Setelah itu pastinya diolah dan di masak sendiri. Saya sudah beberapa kali membuat bakso homemade ya tapi kok rasanya belum ada yang pas di lidah (pas di lidah menurut saya adalah mendekati rasa bakso yang di jual di warung-warung bakso Indonesia). Kelebihan buat bakso sendiri saya bisa hemat dan pastinya dapat porsi yang lebih banyak (timbangan mana timbangan) dan yang paling utama adalah suamiku pasti senang karena istrinya mau bersusah payah untuk tidak jajan.
2.       Beli. Tentunya pasti lebih mahal. Selain itu pesan sekarang baru bisa datang 2-3 hari lagi. Mana sabar menunggu selama itu.

Akhirnya saya memutuskan pergi ke itaewon. Pas sekali siang itu saya video call dengan bunda kireina. Si bunda pun merasakan hal yang sama. Dia pingin makan semangkuk atau lebih indomie yang gurih-gurih pedas. Berangkatlah para ibu dan bunda ceria ini ke sana. Saya dan bunda janjian di depan lift stasiun itaewon, tapi ya karena hp saya yang tidak bisa dihubungi, saya dan bunda miss persepsi soal si lift ini. Saya tunggu di lift paling bawah dan si bunda menunggu di lift paling atas. Hampir satu jam saya menunggu sambil berusaha mengalihkan perhatian yasmin agar tidak bt. Pada akhirnya saya memutuskan untuk mencoba mesin otomatis penjual minuman kemasan dan kopi dalam cup (selama di sini belum sekalipun mencoba mesin itu). Alhamdulillah Allah menggerakan hati si bunda untuk turun ke lift bawah. Akhirnya kami bertemu di depan lift itu. Kenapa saya tidak ada kepikiran untuk naik ke atas, malah asyik-asyikan main di bawah. Maafkan saya dan hp saya yang bermasalah ya bunda.
Langsunglah capsus naik ke atas untuk belanja dan ikutan sholat di masjid itaewon. Alhamdulillah qodarullahnya lagi, ketika sampai di parkiran masjid saya bertemu bu devi dan icha yang baru pulang dari tempat kerjanya. Selesai sholat dan ini itu anak2 berjalanlah kami para mamak2 ini berbelanja. Tapi sebelum berangkat kami para mamak2 yang  sudah tidak sabarmenikmati semangkuk bakso hangat pedas dan segar sudah menetapkan akan berkunjung ke salah satu kedai mandu yang punya menu ramyeon halal. Dalam pikiran ini sudah terbayang-bayang nikmatnya.
Sesampainya di kedai tersebut saya dan bu devi langsung mendelegasikan bunda untuk interview penjaga kedai mengenai kehalalannya. Apakah benar si ramyeon ini tidak mengandung apapun yang tidak halal. Berdua bu devi saya HHC (harap harap cemas). Sementara itu anak-anak sudah duduk manis di kursi masing-masing. Bunda pun menengok ke arah kami sambil tersenyum. “aman bu” katanya begitu.
Setelah bayar ramyeon bunda mengambil kimchi dan lobak kuning di pojok kedai. Tiba-tiba dia datang dengan muka terkejut dan sedih. “bu ini ternyata pakai mie instant yang mengandung dwejigogi, aku tadi liat si ibu yang jual lagi masak mie itu”. Perkataan yang seperti petir di siang bolong. Saya dan bu devi hanya melongo keheranan, Bubar sudah bayang-bayang indah semangkuk ramyeon panas. Alhamdulillah wasyukurilah Allah masih melindungi para mamak-mamak ini dari makanan yang tidak halal.
Dalam hati saya berjanji insyaallah tidak akan jajan-jajan di tempat yang tidak resmi halal tanpa benar-benar tau kandungan makanannya. Semoga Allah SWT selalu menjaga hasrat jajan saya yang sering terlalu menggebu-gebu ini dan juga melindungi saya dan keluarga dari makanan yang di larang dalam islam.
Akhir kata, 3 bungkus  ramyeon yang udah terlanjur di beli kami bungkus dan kami hadiahkan kepada bapak – bapak penjual odeng.

Persiapan Melahirkan

Bismilllahirrahmanirrahim

Alhamdulillah Allah SWT berikan saya kesempatan untuk mengandung anak yang ke 3 di negeri ginseng ini. Setelah keguguran kehamilan yang ke 2 tahun lalu. Saya selalu berdoa semoga kehamilan ke 3 ini lancar dan Allah SWT mudahkan sampai melahirkan dan juga sampai nanti mendidik dan mengasuhnya.
Bulan april ini kandungan mulai masuk usia 6 bulan. Melahirkan masih 3 bulan lebih lagi. Tapi berhubung bukan tinggal di indonesia, di mana banyak toko bayi dengan biaya terjangkau. Maka saya harus mulai menyicil perlangkapan bayi dari sekarang. Berlebihan banget enggak ya,, sedia payung sebelum hujan kalau kata pepatah. Daripada nanti repot sendiri kan ya, beli ini itu di sini yang harganya bikin pusing kepala suamiku. Pas banget juga ada teman dekat yang mau main ke sini bulan mei nanti. Bisa sekalian titip bagasi gratis, senangnya.

Insyallah saya melahirkan di akhir musim panas, berarti yang harus disiapkan untuk newborn sedikit aja, karena setelah itu akan berganti musim lagi.Artinya persiapan ganti baju ini itu yang sesuai dengan musimnya. Nanti mau tanya2 dulu ke Ibu2 yang sudah berpengalaman di sini. Apa aja yang harus disiapkan dan juga di mana tempat belinya. 

Pagi hari sabtu yang sejuk mendekati dingin ini saya mulai searching2 perlengkapan bayi new born.Iseng-isenglah saya tanya ke teman yang mau ke sini itu. Eh alhamdulillah rejeki anak sholehah, dia malah menawarkan baju bayi anaknya untuk saya. Tinggal nanti melengkapi yang belum ada saja. Tugas selanjuntya adalah mencari korset atau stagen yang bisa mengembalikan perut seperti semula. Minimal tidak gelambir ke kanan dan kiri mengikuti irama musik. Semoga bisa dapat yang pas di hati, pas di perut dan pastinya yang pas di kantong.



 

cerita diabetes gestasional

Bismillahirrahmanirrahim Sebulan terakhir ini ada sebuah pengalaman yang saya ingin ceritakan. Pengalaman kali ini sarat akan makna...